Ringkasan Khotbah   Minggu, 8 September 2013
Bagaimana Tuhan Yesus menginjili Orang Farisi dan Ahli Taurat?

Kita akan membagikan berita yang penting, kepada orang-orang yang kita kasihi, itu sebabnya merupakan suatu pertanyaan penting apakah Tuhan Yesus menginjili para ahli Taurat dan orang Farisi? Apakah Tuhan Yesus mengasihi mereka?

 

Dari beberapa bagian Alkitab kita dapat menyimpulkan bahwa Tuhan Yesus mengasihi mereka. Dalam Matius 23 sekalipun berulang kali Tuhan Yesus mengecam dengan perkataan “celakalah kamu, hai ahli Taurat dan orang Farisi, namun tepat
setelah itu,  di ayat 37, Tuhan Yesus berkata “berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu”.

 

Dalam Lukas 15 dari perumpamaan anak yang hilang, mengingatkan Tuhan Yesus mengasihi anak sulung juga, yang menggambarkan  orang Farisi dan ahli Taurat. Dan bukti lain yang sangat jelas adalah Tuhan Yesus menginjili NIkodemus, sehingga pada akhirnya Nikodemus, seorang Farisi menjadi orang yang percaya. Bagaimana atau apa yang Tuhan Yesus
lakukan saat berhadapan dengan mereka ini?

 

Ada 3 hal yang biasana dilakukan Tuhan Yesus:

 

 

  1. Tuhan Yesus selalu menggunakan kitab-kitab Perjanjian Lama. “Tidakkah kamu dengar, kamu baca……..” Ini sangat familiar bagi ahli taurat dan orang Farisi.

  2. Tuhan Yesus banyak menggunakan cerita-cerita atau perumpamaan, kadang yang menyindir mereka.

  3. Tuhan Yesus berdebat untuk mengajak mereka berpikir dengan pertanyaan-pertanyaan yang menggelitik. Ia menantang pandangan hidup mereka.
     

Kita harus belajar masuk kedalam dunia orang belum percaya seperti Tuhan Yesus, untuk bisa mengasihi dan menginjili mereka dan menantang mereka untuk hidup sesuai Firman Tuhan.